Wednesday, April 02, 2008

Diabetes Mellitus

Diabetis Melitus (DM) adalah kondisi ketika tubuh tidak bisa lagi mengendalikan kadar gula dalam darah (glukosa). Glukosa itu sendiri adalah hasil penyerapan makanan oleh tubuh untuk menjadi sumber energi, tetapi pada penderita DM, kadar glukosa terus meningkat sehingga terjadi penumpukan. Jumlah glukosa itu sendiri normalnya adalah 60-120 mg/dl.

DM itu sendiri ada beberapa tipe antara lain :

  1. Tipe 1, yaitu kelenjar pankreas tidak mampu menghasilkan insulin.
  2. Tipe 2, yaitu terjadinya resistensi insulin, artinya kelenjar pankreas mampu menghasilkan hormon insulin tetapi tidak bekerja secara maksimal sehingga glukosa tidak ditangkap oleh reseptor melainkan menyebar ke seluruh pembuluh darah.
  3. Tipe Gestational, yaitu Diabetes yang terjadi pada masa kehamilan.


Diabetes terjadi karena adanya ketidakseimbangan PH dalam darah, darah terlalu asam. Untuk itu perlunya kita mengontrol makanan yang termasuk pembentuk asam dalam tubuh. Protein, lemak, karbohidrat, alcohol, gula dan garam harus seimbang.
DM biasanya kita kenal sebagai penyakit keturunan. Tetapi kegemukan atau Obesitas, nutrisi berlebih atau kegiatan jasmani (olahraga gerak) kurang; bisa juga sebagai faktor resiko DM.

Gejala-gejala DM biasanya yang sering terjadi adalah:

  1. Sering merasa haus ataupun lapar, terjadi penurunan berat badan yang drastis walaupun mempunyai nafsu makan yang besar.
  2. Seringnya buang air kecil (kencing) di malam hari
  3. Cepat merasa lelah atau lemas
  4. Adanya kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki
  5. Penglihatan menjadi kabur.


Perubahan gaya hidup juga disebut-sebut sebagai salah satu penyebab DM. Dan kini DM bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. WHO pun memberikan sinyal tersebut dalam World Diabetes Day 2007 dan 2008.

Untuk itu marilah kita ubah gaya hidup kita dan keluarga kita dengan menjaga keseimbangan kadar makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Kurangilah makanan/minuman yang mengandung kadar gula tinggi, kurangi kadar karbohidrat, perbanyak makanan yang mengandung serat yang banyak terdapat di sayur mayur dan buah-buahan serta protein.

Rajinlah berolahraga minimal 3 kali dalam seminggu selama 1/2 jam. Waspadai kegiatan anak-anak kita setiap harinya karena Obesitas dan kurangnya gerak pada anak juga bisa menjadi faktor DM. Jangan biarkan anak-anak kita hanya mempunyai kegiatan main game, nonton tv ataupun berada di depan komputer berjam-jam setiap harinya tanpa ada aktivitas olahraga atau gerak tubuh.

Dan biasakan memeriksa kadar gula kita minimal 3 bulan sekali karena penderita DM tidak selamanya mengalami gejala-gejala tersebut di atas.

No comments: