Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

Wednesday, November 05, 2008

Bos, Jakarta tergenang lagi........

Belum juga surut air bah yang melanda daerah Bukit Duri, Tebet-Jakarta Selatan, genangan air juga melanda dimana-mana. Yang paling parah Jl. Pangeran Jayakarta, genangan air tidak semakin surut malah meluas sampai mendekati stasiun Jayakarta, Jl. Raya Mangga Dua depan Mangga Dua Mall, dan Jl. Mangga Besar 4.

Dan seperti biasa hujan sudah reda tetapi genangan air tidak cepat menyurut bahkan semakin berwarna hitam. Duh... sampai kapankah keadaan ini teratasi? sampai kapankah pemerintah dan masyarakat sadar dan cepat mengatasi banjir-banjir itu???? padahal daerah Mangga Besar 4 adalah daerah orang-orang berduit, tak tergerak sedikitkah hatinya untuk memperbaiki daerahnya? tak tergerakkah hati ketua RT, RW, Pak Lurah dan Pak Camat dengan kondisi tersebut?

Selengkapnya...

Thursday, August 21, 2008

Oohh......Transjakarta

Nama Transjakarta sudah dikenal luas di seluruh negeri kita atau setidaknya untuk warga jakarta dan sekitarnya ataupun bagi masyarakat luar jakarta yang sempat menggunakan jasa Transjakarta ini di saat mereka berada di Jakarta.

Jakarta merasa gagah mempunyai armada ini dan sebagai ibukota negara Jakarta mampu mensejajarkan dirinya dengan negara-negara yang juga mempunyai armada yang serupa dengan Transjakarta dan kehadiran armada ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang setiap saat terjadi di ibukota ini. Tapi sayang.....

Kegagahan, keberhasilan dan upaya untuk memberikan kenyamanan, usaha untuk mengurangi kemacetan lalu lintas oleh armada ini tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat itu sendiri baik si pengemudi Transjakarta itu sendiri ataupun masyarakat pengguna jalan. Si pengemudi dengan kesombongannya dan sikap kurang profesional dengan penggunaan telepon genggam saat mengemudi, saling kebut-kebutan (di malam hari) hingga menabrak pengguna jalan lainnya hingga tewas dan sipengemudi melarikan diri tanpa bertanggung jawab dan lan sebagainya.

Bagi pengguna jalan lainnya (pengendara motor, mobil, pejalan kaki ataupun para pedagang) selalu merasa tidak sabaran untuk mengantri di ruas yang telah disediakan ataupun untuk menggunakan jembatan atau tempat penyebarangan yang telah disediakan. Mereka juga sama arogannya dengan si pengemudi Transjakarta untuk berlomba-lomba menguasai jalur khusus busway ini dengan berbagai alasan : macetlah, takut terlambat, sedang terburu-buru, jembatan atau tempat penyeberangan jauh dan lain sebagainya.

Sudah berapa puluh kali peristiwa kecelakaan yang diakibatkan oleh bersinggungan dengan armada ini? dan sudah berapa puluh nyawa yang menjadi korban akibat bersinggungan dengan Transjakarta baik yang tewas, luka ringan ataupun luka ringan? Kejadian ini sebenarnya tidak perlu terjadi bila pemilik ide dan pengembang Transjakarta mampu berbuat dan bersikap untuk keselamatan semua pemakai jalan.

Pemilik ide dan pengembang Transjakarta harusnya sudah memikirkan jauh-jauh hari sebelum adanya pembangunan proyek ini dengan memperketat pengawasan jalur-jalur busway ini sehingga menghindari terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh pemakai jalan lainnya, terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan melayangnya nyawa manusia ataupun adanya korban luka ringan/parah akibat bersinggungan dengan armada ini.

Saya sudah sering melihat kecelakaan akibat adanya jalur busway ini. Di depan (jalur menuju arah slipi) Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat tiba-tiba ada pengendara motor bersalto ria di jalur busway karena kurangnya penerangan di waktu malam hari di daerah tersebut dan kurang profesionalnya pihak pengembang armada ini dengan tidak mengecat batu-batu pembatas antara jalur busway dengan jalur lainnya dengan warna yang menyala bila dimalam hari.

Ternyata nasib si pengendara motor ini lagi tidak baik, ibarat sudah jatuh tertimpa pohon pula. Sudah bersalto ria dihantam pula oleh kendaraan lain yang ada dibelakangnya. Kejadian itu juga semapt saya saksikan di daerah grogol tapi nasib pengendara motor ini lebih bagus dari yang pertama karena tidak adanya kendaraan lain yang melintas di belakangnya.

Tidak adanya atau kurangnya petugas lalu lintas dalam hal ini DLLJR dan Polisi lalu lintas untuk menjaga jalur ini dari pemakai jalan lainnya. Disamping itu kurang tegasnya petugas untuk menilang para pemakai jalur ini selain armada Transjakarta. Suatu hari saya pulang dari mengurus SIM di daerah Cengkareng dan saya melihat begitu berani-beraninya para pengendara motor di jalanan, seakan-akan mereka mempunyai nyawa sebanyak 13. Mereka dengan kecepatan tinggi dan sikap seenaknya melaju untuk saling menerobos jalur busway walaupun sudah ada 3 petugas DLLJR untuk mengarahkan meraka mengambil jalur lain.

Satu kunci keberhasilan dalam pembangunan dan terciptanya masyarakat yang aman, nyaman dan bergunanya suatu pembangunan itu sendiri adalah adanya rasa memiliki tanggung jawab yang sama di setiap individu masyarakat untuk mematuhi semua peraturan lalu lintas ada atau tidaknya petugas di lapangan, adanya rasa sayang terhadap nyawa sendiri di hati si pengemudi dan pengguna jalan lain sehingga mereka mampu berbuat dan memikirkan keselamatan bersama di jalan. Dan seharusnya semua rasa itu sudah tertanan di lubuk hati kita yang paling dalam yang mampu mengontrol sikap kita di jalanan.

Tanpa adanya rasa tanggung jawab, tertananmya rasa sayang terhadap nyawa sendiri ataupun nyawa orang-orang disekitar kita saat di jalanan dan sifat sabar maka tidak akan ada artinya di setiap pembangunan yang akan dilakukan ataupun yang sudah dilakukan. Sudahkah Anda mempunyai tanggung jawab untuk menjadi pemakai jalan yang baik? sudahkah Anda menanamkan rasa sayang terhadap nyawa Anda dan nyawa orang-orang di sekitar Anda saat Anda berada di jalanan????????

Selengkapnya...

Thursday, March 20, 2008

Jakarta Kota Impian....?????????

Sekali lagi…Pemrov DKI Jakarta tidak tanggap terhadap wilayahnya sendiri. Tempo hari saya menulis Jakarta siap tenggelam, dan saat ini saya mengundang saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air untuk ikut tour de Jakarta dan menikmati jalanan ibukota yang penuh lubang dan mendaki yeee.......hadiahnya KENAIKAN PAJAK PER 20 MARET 2008.

Setelah Jakarta ditenggelamkan di awal Pebruari, kini Jakarta tak ubahnya cocok untuk rute balap motol trill....Jika Anda ingin menyalurkan hobi trek-trekan dengan motor trill, silakan saja datang ke Jakarta. Kenapa saya bisa menulis seperti itu......karena ibu kota yang kata orang megah, bonafid, metropolis, wah...dan sebagainya...dan sebagainya....ternyata hanya sebuah lapangan untuk balap motor ttrill....karena apa??? Banyak jalanan di kota metropolitan ini penuh dengan lubang dan mendaki.

Saya akan mengajak Anda untuk keliling jalanan di ibu kota yang penuh lubang. Kita akan start dari daerah Pasar Ikan – Jakarta Utara, depan VOC kita sudah mulai pemanasan dengan becek, dan jalanan bergelombang, lalu kita menuju rumah sakit pluit disamping jalanan berlubang, Anda akan menjumpai aliran air deras bagaikan di pematang sawah, air laut itu akan mengalir dengan deras saat air laut pasang, dari RS Atmajaya, kita belok kanan dan akan menikmati balapan motor trill ini sampai ke jembatan layang yang menuju arah Grogol. Di sana akan tampak cetakan-cetakan ban-ban trailer dan truk-truk besar yang sangat membekas di ruas kanan jalan yang seharusnya untuk kendaraan dengan kecepatan tinggi. Di ujung jembatan layang akan selalu tampak angkutan KWK yang dengan seenaknya menaikkan dan menurunkan penumpang sehungga Anda harus membuktikan bahwa Anda adalah pembalap yang tangkas yang dengan mudahnya bisa terbang di atas KWK tersebut.. Jalanan penuh lubang berlanjut sampai di jembatan layang depan Mall Ciputra sehingga daerah itu sering terjadi kemacetan.

Sampai di sini Anda akan bisa tarik gas lebih kencang sampai ke daerah Mall Semanggi. Sungguh sangat diherankan bahwa lubang-lubang dengan ukuran sedang dan dalam terjejer rapi di ruas kanan jalan sampai lampu merah Cawang. Bila ke kiri kita akan menuju ke arah Kampung Melayu – Senen – Gunung Sahari yang kondisinya sama saja, lubang ukuran sedang dan dalam berjajar rapi di ruas kanan jalan. Saya gak habis pikir, jalan di jantung kota akan tampak seperti itu.....kondisi seperti itu akan tampak juga di Cawang-Slipi.....lubang berjajar dengan rapi di ruas kanan jalan. Di jantung kota, banyak sekali lubang-lubang yang cukup dalam apalagi di daerah pinggiran.....Wah Anda akan berjingkrak-jingkrak di sana. Di Bekasi, Tanjung Priok, Cakung malah ada Meteor yang jatuh dari langit sehingga meninggalkan kawah di tengah jalanan. Jadi, bila Anda ingin melihat kawah meteor, silakan datang ke Jakarta, dijamin puas.....

Jeritan para sopir angkot dan sopir kendaraan berat, para pengemudi yang pernah mengalami kecelakan di jalanan-jalan tersebut seakan-akan menyumbat telinga pemerintah provinsi DKI Jakarta dan malah pemerintah mengeluarkan pemberitahuan kenaikan pajak bermotor.

Pemerintah sedang ngetol dibidang pajak. Listrik dengan watt 1300 kelas rumah tangga akan ditarik pajak 10%, toko-toko sudah dilirik penarikan pajaknya, dan kini pajak kendaraan bermotor naik secara variatif......tapi sarana dan prasarana umum tidak diperhatikan, contoh nyata yang ada di depan mata adalah jalanan yang berlubang tidak secepatnya di perbaiki malah lucunya hanya menambal bagian yang lubang saja yang bila kena hujan akan berlubang dan berlubang lagi.

Sudah sepatutnya pemerintah provinsi DKI Jakarta lebih tanggap dan bekerja keras untuk warganya, jangan hanya menuntut ini dan itu tapi hasilnya NOL BESAR. Terlebih lagi beberapa hari yang lalu pemerintah provinsi DKI mengelak kerusakan jalan itu akibat muatan yang berlebihan. Padahal seandainya mereka itu sadar bahwa kerja mereka itu belum maksimal dan mau menerima kritikan masyarakat demi kemajuan bersama, mereka tidak akan mengeluarkan pembelaan yang bernilai NOL.....cobalah tengok jalan raya Condet, ini salah satu contoh saja, jalan raya Condet ini bukan jalanan seperti daerah Priuk, Cakung, Jembatan Tiga, ataupun daerah Pasar Ikan. Jalan Condet ini hanya dilewati oleh 1 (satu) trayek saja yaitu Kampung Melayu-Pasar Rebo yang jumlah armadanya tidak ratusan, jalanan ini sangat jarang dilewati oleh bus besar hanya bus mini milik TNI saja yang lewat itupun hanya pagi dan petang saja. Jalanan ini tidak pernah dilewati oleh truk ataupun kontainer tapi kerusakan jalan sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki, yang ada malah terlalu seringnya penggalian oleh PLN ataupun PAM. Itupun penggalian yang terkesan tidak tanggung jawab. Mereka dengan seenaknya menggali dan menguruk bekas galian asal uruk dan tidak diaspal lagi padahal sebelum mereka melakukan penggalian, jalanan tersebut beraspal. Sehingga lubang-lubang kecil di sekitar bekas galian semakin melebar. Dan sampai detik inipun jaln raya Condet tidak tersentuh oleh program perbaikan jalan.

Harusnya kita malu dengan daerah-daerah lain atau negara-negara lain, apa iya Jakarta itu kota metropolis, wah dan megah bila jalanan di jantung kota saja berlubang dan mendaki. Atau memang rasa malu kita sudah terkikis habis oleh janji-janji saat kampanye dan kursi empuk penguasaan?????? Uang rakyat telah berhamburan tak tahu kemana dan tak tahu dipergunakan untuk apa......akankah kondisi Jakarta akan terus seperti ini di kemudian hari??????buanjiiirrrrr, muuuuaaaceeeetttt dan booooollllllooooonggggggg. Apa gunanya gubernur DKI Jakarta terus ganti bila kondisi akan selalu sama dan tidak ada peningkatan bahkan malah terpuruk Janganlah menjadi Pemerintahan yang pandai berkelit. Perbaiki Jalan dengan kualitas baik, jangan kuantitas aspal yang selalu disunat. Bila perlu cor dengan beton tapi tidak mengesampingkan jalur hijau ataupun penggalian selokan yang dalam sehingga terhindar dari banjir. Setelah itu, baru memberlakukan kenaikan pajak, mengawasi dan bertindak tegas bagi kendaraan yang bermuatan lebih serta berantas pungli-pungli yang ada dilapangan. Janganlah menjadi kafilah berlalu saat anjing menggonggong di situasi buruk dan terpuruk ini.......tapi jadilah pemimpin yang BERIMAN.

Selengkapnya...

Tuesday, February 05, 2008

Jakarta Siap Tenggelam

Saat aku mengalami banjir di Jakarta, aku sungguh kaget dan gak bisa membayangkan sebelumnya, maklum saja selama aku tinggal di Surabaya dan Bontang-Kaltim belum pernah aku mengalami banjir seperti yang aku alami di Jakarta, paling-paling hanya di daerah Banyu Urip Surabaya yang agak parah karena maklum saja "kali" yang berada di tengah-tengah jalan lebih tinggi dibandingkan badan jalan sehingga jalanan dan daerah di sekitar "kali" tersebut selalu mengalami banjir bila hujan sangat lebat. Dan itupun tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk surutnya.

Saat itu di awal tahun 2002 untuk yang pertama kalinya aku mengalami banjir di Jakarta. Saat itu aku tinggal di Taman Apel, Tanjung Duren Jakarta Barat. Saat itu banjir mencapai pangkal pahaku yang mempunyai tinggi 160 cm ini. Sudah banjir ada isu buaya lepas dari sangkarnya lagi...jadinya aku sangat kuatir untuk berjalan menuju rumah yang jaraknya 700 meter dari jalan besar. Berdua bersama teman sekerjaku, Isa, kami berjalan menuju mess dengan hati penuh galau dan resah bila terjadi apa-apa dengan kami karena jalanan gelap karena pihak PLN memadamkan lampu seluruh daerah Tanjung Duren. Jujur aku gak habis berpikir saat itu, kenapa bisa banjir sampai pangkal paha padahal tak jauh dari mess kami terdapat Mall Ciputra atau Citraland dan Mall Taman Anggrek. Banyak orang mengatakan bahwa Jakarta akan selalu banjir dalam waktu 5 tahun sekali. "Wah, bakal ada kekuatiran lagi nih 5 tahun mendatang", kataku saat itu.

Ternyata.........saat aku pindah ke Grogol di tahun berikutnya, banjir kembali melanda Jakarta dan ini lebih parah ditambah macet dimana-mana. Saat itu dari Slipi sudah mulai macet karena depan Ciputra Mall banjir dan aku terpaksa jalan kaki dari slipi ke Dr. Susilo-Grogol. Dan banjir kembali melanda Jakarta di tahun-tahun berikutnya. Tahun 2007 makin parah, jalanan Jatinegara-otista penuh dengan lumpur. Hingga jalan Tol pun dibuka untuk segala kendaraan. Dan 1 Pebruari 2008 Jakarta kembali tak berdaya melawan banjir. Jalan menuju Bandara Soekarno-Hatta pun lumpuh dan besoknya semua surat kabar menulis besar-besar, "Akibat Banjir, perekonomian rugi Miliaran rupiah"

Wahai pemerintahku, sampai kapan banjir akan melumpuhkan Jakarta? Sampai kapan kalian bertindak tidak cepat menangani banjir ini? sampai kapan kalian selalu berpikir "Ah Banjir, itu mah sudah biasa." sampai kapan kalian memikirkan perut kalian sendiri, bangkitlah pemerintahku...ajak semua elemen masyarakat untuk menanggulangi banjir. Undang semua insinyur untuk memberikan ide mereka menangani banjir dengan diadakannya Lomba menata tata kota Jakarta yang bersih, aman dan bebas banjir. Beriklanlah besar-besar untuk mencari anak bangsa yang terbaik. Sehingga uang tidak mubazir dikeluarkan dan tidak hanya berputar pada korupsi dan korupsi dan mengenyangkan perut sendiri. Atau contohlah pembangunan-pembangunan saluran air di negara-negara maju, percepat yang konon katanya pembangunan KANAL BARAT dan KANAL TIMUR.
Akankah kita menjadi bangsa yang terpuruk ataukah bangsa yang sejahtera????? itu pilihan kita sendiri sebagai bangsa Indonesia.

Selengkapnya...

Saturday, December 15, 2007

Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Hi Guest..........
Life is struggle and it must we fighted.

Sometimes i feel rastless and i do not know what can i do to look for a support the best in my life. I feel less and less in my life. And i always to try to reach for my wish. Sometimes the human forget that hard work to be done must a long with pray which honest and sincerity to GOD and one more that important is we must always and always to thank for all we have untill this time.

I believe that with intention and wish to study, introspective and flexible in all situation can help us to quit from our problems.

With this blog i want to invitation all to you to share everything but please do not share about pornography and drug. In this blog you can give solution, advice or comments for our friend who have problem about work, love, health, earning, friendship and relationship and more also.
Maybe with all our solution or advice, we can help or lighten their burden and we can add friendship between us.

I always awaiting your partisipation and lets make friendship between us with our he best solution, comment and advices for our friend.
Versi Indonesia


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hai Guest........
Hidup adalah perjuangan dan harus kita perjuangkan


Terkadang aku merasa gelisah dan tak tahu apa yang harus kuperbuat untuk menggapai yang terbaik dalam hidupku. Tetapi aku selalu berusaha dan berusaha untuk mencapai apa yang aku inginkan. Hanya saja terkadang manusia lupa bahwa sesungguhnya kerja keras yang telah dilakukan haruslah disertai dengan doa yang tulus dan ikhlas kepada Rabb-nya dan yang terpenting adalah kita harus selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan kepada kita sampai detik ini.

Aku yakin dengan niat dan kemauan kita untuk selalu dan selalu belajar, instropeksi diri dan lebih fleksibel di segala situasi, bisa menolong kita untuk keluar dari masalah kita.

Dengan adanya Blog aku ini, aku pingin mengundang teman-teman untuk "Share" apa saja asalkan tidak mengenai hal-hal yang berbau Pornografi ataupun tentang Narkoba. Dan Teman-teman juga bisa memberikan solusi, pendapat ataupun komentar buat teman-teman kita yang mempunyai masalah entah itu masalah pekerjaan, asmara, kesehatan, penghasilan, atau lainnya.

Mungkin dengan adanya solusi, pendapat ataupun komentar dari teman-teman kita dapat membantu atau meringankan beban mereka dan menambah hubungan dan pertemanan di antara kita.

Kutunggu partisipasi teman-teman dan mari perbanyak pertemanan di antara kita dengan mengedepankan rasa saling hormat-menghormati dan memberikan yang terbaik bagi teman kita.

Regards,

Scorpio Girl

Selengkapnya...
Reviewmu.com Paid Review Indonesia Adsense Indonesia