Friday, May 22, 2009

Tak Ada yang Abadi

Ya, tayangan RCTI ini bertajuk Tak Ada yang Abadi yang dipandu oleh Saskia dan Ali Zaenal. Jujur saya kurang memperhatikan hari dan jam tayang acara ini. Hanya saja beberapa jam yang lalu saya menonton acara Tak Ada yang Abadi ini.

Dan pada kesempatan itu yang menjadi klien Tak Ada yang Abadi adalah Maria seorang wanita simpanan yang telah tega berlaku kasar kepada orang tuanya dan kakak-kakaknya. Maria dengan teganya memukul kedua orang tuanya demi kesenangan sesaat, keglamouran dunia dan uang. Dan seiring dengan waktu akhirnya Maria mendapat cobaan dari Allah dengan mengalami kebutaan akibat jatuh dari tangga...MasyaAllah..dan dalam kondisi seperti itu akhirnya Maria sadar dan ingin bertobat dengan cara minta maaf dari kakak-kakaknya dan ampunan dari kedua orangtuanya. Berbagai hinaan dan cercaan yang diterima oleh Maria ataupun klien Tak Ada yang Abadi ini saat mereka meminta maaf pada orang-orang yang telah mereka sakiti atau dhalimi.

Tak terasa air mata saya menetes saat Maria membasuh kaki sang ibu dan meminum air bekas basuhan ibunda....Subhanallah....semoga Allah mengampuni Maria dan memberikan kesembuhan pada Maria..amin. Jujur, saya pribadi sangat trenyuh dan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dengan tayangan Tak Ada yang Abadi ini.

Tayangan ini sangatlah penting bagi kita masyarakat Indonesia yang selama ini sudah mengalami banyak cobaan dan ujian dari Allah. Dan tayangan seperti inilah yang semoga mampu menyejukkan hati kita dan agar kita semua dapat intropeksi diri atas segala kesalahan dan segala kekurangan kita. Tayangan Tak Ada yang Abadi ini diharapkan dapat menjadi penyeimbang untuk Berbagai tayangan yang menonjolkan kekerasan fisik, mulusnya tubuh-tubuh wanita ataupun tayangan-tayangan yang kurang mendidik lainnya.

Tayangan Tak Ada yang Abadi, Masihkah Kau Mencintaiku, atau yang senada yang dimiliki TPI dan SCTV, menjadi harapan baru dalam pertelevisian kita dan diharapkan menjadi wadah pengetahuan bagi kita dengan harapan kita dapat menjadi insan yang mampu mengoreksi diri sendiri, dengan adanya kemampuan untuk mengoreksi diri sendiri maka akan terbentuklah sikap bertaubat dan dengan adanya kegiatan bertaubat tersebut akan berlimpahlah Ridho Allah bagi diri kita, orang di sekitar kita dan bagi seluruh bangsa....Amin Allahhummaamin.

No comments: